Kisah Pohon Pakis dan Pohon Bambu

Kisah Pohon Pakis dan Pohon Bambu

Alkisah, ada seorang Pria yang putus asa dan ingin meninggalkan usahanya.Selama ini pria itu merasa telah bekerja sangat keras selama beberapa tahun, namun Pria itu merasa bahwa semua yang telah ia usahakan tak membuahkan hasil seperti yang diharapkan. Bekerja keras setiap hari, menguras keringat dan air mata, tak henti-hentinya berpikir mencari berbagai cara untuk bisa merubah nasib, namun sekian banyak usaha telah dicoba, hasilnya tidak lebih dari sekian banyak kegagalan dan kekecewaan.

Suatu hari, Pria itu pergi ke puncak gunung yang sangat jauh dari keramaian dan bertemu dengan seorang kakek yang tinggal di sana. Pria tersebut menceritakan pengalaman hidupnya pada kakek itu dan mendapatkan respon yang mengejutkan.

Sambil tersenyum bijak, sang Kakek itu berkata :

“Hai anak muda, apakah kamu melihat pakis dan bambu yang tumbuh di halaman gubuk tua ini …?”.

“Ya,” jawab pria itu.

“DULU, KETIKA AKU menanam benih pakis dan benih bambu, Aku merawat keduanya dengan sangat baik. Menyiramnya dengan air dan memberikan cahaya. Pohon Pakis tumbuh cepat. Daunnya yang hijau segar menutupi permukaan tanah hutan. Sementara itu, benih bambu tidak menghasilkan apapun. Tapi AKU TIDAK PUTUS ASA. Aku TETAP MEMELIHARA keduanya seperti biasa.

“Pada tahun ke-2, pakis tumbuh makin subur dan banyak,
tapi belum ada juga yang muncul dari benih bambu.
Tapi Aku TETAP MERAWATNYA.

“Di tahun ke-3, benih bambu belum juga memunculkan sesuatu.
Tapi Aku TIDAK MENYERAH.

Di tahun ke-4, masih juga belum ada apapun dari benih bambu.
Aku TIDAK BERHENTI merawat tanaman itu.”

“Di tahun ke-5, muncul sebuah tunas kecil.
Dibanding dengan pohon pakis, tunas itu tampak kecil dan tidak bermakna.
Tapi 6 bulan kemudian, bambu itu menjulang sampai 100 kaki.
Untuk menumbuhkan akar, bambu itu perlu waktu 5 tahun.
Akar ini membuat bambu kuat dan memberi apa yang diperlukan bambu untuk bertahan hidup.

“Tahukah kamu, hai anak muda, di saat menghadapi semua KEGAGALAN dan KESULITAN berat ini, kamu sebenarnya menumbuhkan akar-akar !”

“TUHAN tidak akan pernah meninggalkanmu, meskipun mungkin selama ini seringkali kamu melupakan keberadaannya dengan hanya berkerja keras namun seringkali lupa untuk menyertai segala usaha dengan doa.”

“Jangan membandingkan diri sendiri dengan orang lain,” kata Kakek itu.
“Bambu mempunyai tujuan yang beda dengan pakis. Tapi keduanya membuat hutan menjadi indah.”

“Waktumu akan datang. Kamu akan menanjak dan menjulang tinggi seperti bambu itu jika kamu terus BERJUANG dan tidak berhenti berdoa.”

Semoga bermanfaat…

Share

Similar Posts
Website Pencetak Uang
Website Pencetak Uang
PUNYA WEBISTE ITU PENTING KARENA BISA BIKIN UANG MASUK REKENING DAN TIDAK PUSING-PUSING… THINK..!! BONGKAR….!!! Barangkali inilah kata yang cocok...
Panduan Mengelola Website Sekolah
Panduan Mengelola Website Sekolah
Siapa bilang mengelola website sekolah itu mudah..?? Kenyataanya banyak website sekolah yang telah dibuat dan mengudara namun tidak banyak yang...
Bisnis Makin Laris Dengan Aplikasi Olshop
Bisnis Makin Laris Dengan Aplikasi Olshop
Taukah Anda, Sekitar 70 %, pengunjung layanan online adalah dari mobile / HP. Dan ternyata 93% orang belanja dari aplikasi...

There are no comments yet, add one below.

Leave a Reply


Name (required)

Email (required)

Website

Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.